Momen Salat Id di Masjid Agung Palembang, Ratu Dewa Tekankan Pentingnya Kesucian Hati

Momen Salat Id di Masjid Agung Palembang, Ratu Dewa Tekankan Pentingnya Kesucian Hati

Palembang - Suasana khidmat menyelimuti Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang pada Sabtu (21/3/2026). Di tengah ribuan jemaah, tampak Gubernur Herman Deru bersama Wakil Gubernur Cik Ujang dan Wali Kota Ratu Dewa turut melaksanakan salat Idulfitri 1 Syawal 1447 H. Momen ini memperlihatkan sinergi antara jajaran pemerintah provinsi dan kota dalam merayakan hari raya bersama warga Sumatera Selatan.

Ibadah salat Id dimulai pada pukul 07.30 WIB dengan pengamanan dan kekhidmatan yang luar biasa. Antusiasme masyarakat Palembang terlihat jelas dari ribuan jemaah yang meluap hingga ke kawasan Jembatan Ampera, menciptakan pemandangan khas hari kemenangan yang penuh kebersamaan. Dalam kesempatan itu, Wali Kota Ratu Dewa memberikan pesan menyentuh agar perayaan Idulfitri dijadikan momentum untuk memperkuat empati terhadap warga yang masih hidup dalam kondisi serba terbatas.

"Di balik kemeriahan hari raya ini, mari kita tidak melupakan mereka yang mungkin merayakan dengan kesederhanaan. Ada saudara-saudara kita yang masih berjuang memenuhi kebutuhan hidup, ada anak-anak yang merindukan kasih sayang," katanya, Sabtu (21/3/2026).

Dalam momen yang penuh kekhidmatan tersebut, Wali Kota Ratu Dewa juga memanfaatkan kesempatan untuk menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada seluruh warga Palembang. Ia mengakui bahwa selama mengemban amanah sebagai kepala daerah, masih terdapat berbagai kekurangan dan keterbatasan dalam melayani masyarakat. Sikap ksatria ini ia sampaikan sebagai bentuk refleksi diri di hari yang fitri.

"Sebagai pemimpin kota ini, saya menyadari masih banyak harapan yang belum terwujud. Untuk itu, di hari yang suci ini, izinkan saya memohon maaf kepada seluruh masyarakat Palembang atas segala kekurangan dan kebijakan yang mungkin belum sepenuhnya memenuhi harapan," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ratu Dewa memaparkan rapor positif pembangunan Kota Palembang sepanjang setahun terakhir. Ia menyoroti pertumbuhan ekonomi yang menyentuh angka 5,80% serta penurunan tingkat kemiskinan yang cukup signifikan, dari 9,77% menjadi 9,04%.

Selain itu, kualitas hidup masyarakat yang tercermin dalam Indeks Pembangunan Manusia (IPM) kini telah mencapai 83,27. Namun, di balik angka-angka tersebut, ia berpesan agar warga tidak terjebak pada euforia fisik saat Lebaran, melainkan lebih mengutamakan pembersihan hati dari sifat negatif.

"Kadang kita sibuk menyiapkan baju baru, tapi lupa bahwa Lebaran adalah hari kemenangan. Bajunya sudah baru tapi dendamnya masih lama, gamisnya boleh baru tapi maafnya belum keluar," ungkapnya.

Sebagai penutup, Wali Kota Ratu Dewa melontarkan ajakan penting bagi seluruh elemen masyarakat untuk senantiasa memperkokoh tali persaudaraan. Ia mengimbau warga agar tidak gampang terprovokasi oleh isu-isu yang tidak jelas sumbernya atau informasi yang belum teruji kebenarannya. Menurutnya, menjaga kerukunan dan tetap kritis terhadap informasi adalah kunci stabilitas pembangunan Kota Palembang.

"Saya mengajak kita semua untuk tetap menjaga hati agar tidak mudah keruh oleh perbedaan, tidak mudah goyah oleh kabar yang belum tentu benar, dan tidak kehilangan rasa peduli satu sama lain," lanjutnya.

Ratu Dewa Undang Warga Palembang Lebaran ke Rumah Dinas tak hanya memberikan pesan moral dan memaparkan capaian ekonomi, Ratu Dewa juga mengajak masyarakat untuk merayakan Idulfitri bersama melalui acara open house.

Kegiatan silaturahmi ini akan dilangsungkan di Rumah Dinas Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palembang, memberikan kesempatan bagi jemaah dan warga sekitar untuk saling bermaaf-maafan secara langsung dalam suasana yang santai dan penuh kekeluargaan.

"Atas nama pribadi, keluarga, serta Pemerintah Kota Palembang, kami mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah. Minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin," tutupnya.

Tentang Penulis

iqbal

iqbal

Experience on News Reporting over 5 year