Palembang - Hingga saat ini, Bulog Kanwil Sumsel Babel terus konsisten menyerap gabah dari petani sebagai menjaga stabilitas harga dan meningkatkan kesejahteraan mereka. Total serapan telah menembus angka 28.422 ton, yang dikonversi setara dengan 15.171 ton beras.
Pimpinan Bulog Kanwil Sumsel Babel, Mersy Windrayani, menegaskan komitmennya untuk melakukan pengadaan selama masa panen dengan harga beli sesuai ketetapan pemerintah, yakni Rp 6.500 per kilogram. Upaya ini bertujuan untuk melindungi harga di tingkat petani sekaligus memperkuat cadangan pangan nasional.
Data menunjukkan bahwa kontribusi terbesar berasal dari wilayah Sumatera Selatan dengan total 25.813 ton, di mana kabupaten Banyuasin menjadi penyumbang utama sebanyak 24.390 ton, diikuti OKI sebesar 1.422 ton. Selain itu, penyerapan juga dilakukan melalui berbagai kantor cabang, antara lain OKU (1.358 ton), Lubuklinggau (815 ton), Bangka (372 ton), dan Lahat (62 ton).
Mersy berharap melalui kepastian harga beli tersebut, para petani mendapatkan nilai ekonomi yang layak atas hasil panen mereka, sembari memastikan ketersediaan stok beras tetap terjaga dengan kualitas yang sesuai standar.
Ekonomi
Bulog Sumsel Babel Serap 28.422 Ton Gabah Petani dengan Harga Rp 6.500 per kilogram