Oku Selatan - Bencana ganda berupa banjir bandang dan tanah longsor melanda kawasan Dusun 6 dan Dusun 8 Manduriang, Desa Simpang Sender Utara, Kecamatan Buay Pematang Ribu Ranau Tengah (BPRRT), Kabupaten OKU Selatan, Sumatera Selatan, pada Sabtu (28/3) malam. Insiden ini mengakibatkan satu warga terluka, tujuh rumah mengalami kerusakan parah, serta berdampak pada sedikitnya 32 kepala keluarga di wilayah tersebut.
Peristiwa ini dipicu oleh intensitas hujan tinggi yang mengguyur sejak sore hari sekitar pukul 18.30 WIB. Menurut keterangan warga, terjangan longsor diawali dengan suara gemuruh yang keras dari arah perbukitan di belakang pemukiman, yang kemudian menghantam rumah-rumah penduduk.
Akibat kejadian ini, seorang warga yang tertimpa reruntuhan bangunan dilaporkan mengalami luka ringan dan telah dievakuasi untuk mendapatkan perawatan medis. Kerusakan infrastruktur tercatat cukup signifikan, di mana satu unit rumah tertimbun material tanah sepenuhnya, sementara beberapa bangunan lainnya mengalami kerusakan struktural akibat terjangan air dan lumpur.
Situasi semakin memburuk ketika banjir bandang menyapu pemukiman tersebut pada pukul 20.00 WIB. Derasnya arus air yang datang secara tiba-tiba mengakibatkan kerusakan kian parah, bahkan beberapa bagian bangunan dilaporkan hanyut terseret luapan air yang sangat kuat.
Merespons situasi darurat tersebut, personel Polres OKU Selatan melalui Polsek Banding Agung segera dikerahkan ke lokasi kejadian untuk membantu proses evakuasi warga yang terjebak. Selain melakukan penyelamatan di lapangan, pihak kepolisian juga terus menjalin koordinasi intensif dengan Pemerintah Kabupaten OKU Selatan, BPBD, dan instansi terkait lainnya guna memastikan penanganan dampak bencana berjalan cepat dan terpadu.
"Polres OKU Selatan bersama pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait telah bergerak cepat dan terkoordinasi dalam menangani dampak bencana ini. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dan penanganan akan terus dilakukan hingga kondisi kembali pulih," ujar Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya dalam keterangannya, Minggu (29/3/2026).
Sebagai langkah penanganan lebih lanjut, Polres OKU Selatan bersinergi dengan pemerintah daerah dan jajaran TNI telah mendirikan posko terpadu serta fasilitas dapur umum guna memenuhi kebutuhan logistik warga terdampak. Dalam kesempatan tersebut, Nandang turut memberikan imbauan agar masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan adanya bencana susulan, mengingat kondisi cuaca yang saat ini masih fluktuatif dan sulit diprediksi.
"Kami mengimbau masyarakat yang berada di daerah rawan longsor maupun bantaran sungai agar segera melapor apabila melihat tanda-tanda potensi bencana. Keselamatan harus menjadi prioritas utama," katanya.