Antisipasi Lonjakan Pemudik 2026, Kemenhub Tambah Jadwal Penerbangan

Antisipasi Lonjakan Pemudik 2026, Kemenhub Tambah Jadwal Penerbangan

Palembang - Menteri Perhubungan RI, Dudy Purwagandhi, mengonfirmasi bahwa pemerintah akan menyediakan layanan penerbangan tambahan (extra flight) guna mendukung kelancaran angkutan Lebaran 2026. Hal tersebut ia sampaikan usai memimpin rapat koordinasi terkait kesiapan transportasi Idulfitri di Griya Agung, Palembang, pada Rabu (25/2/2026). Langkah ini diambil sebagai strategi untuk mengantisipasi tingginya antusiasme pemudik yang menggunakan jalur udara.

Menhub Dudy Purwagandhi menjelaskan bahwa peningkatan signifikan jumlah penumpang pesawat pada masa mudik menjadi alasan utama penyediaan extra flight. Menurutnya, lonjakan minat masyarakat terhadap transportasi udara ini harus diantisipasi dengan penambahan frekuensi penerbangan agar seluruh calon penumpang dapat terakomodasi.

"Bahwa kaitannya dengan extra flight nanti kami akan rapatkan dengan seluruh airlines di Indonesia," ungkapnya.

Bukan hanya di Sumatera Selatan, lonjakan permintaan penerbangan ekstra tercatat terjadi di seluruh bandara di Indonesia. Menurut Dudy, tren kenaikan jumlah penumpang ini menjadi fenomena nasional yang menuntut kesiapan sarana transportasi udara di tiap daerah.

"Tidak hanya di Sumatera, tapi seluruh bandara di seluruh Indonesia terkait dengan penyelenggaraan angkutan Lebaran," ujarnya.

Berdasarkan data survei yang dipaparkan Menhub Dudy, moda transportasi udara menempati urutan kelima sebagai pilihan pemudik. Tercatat sebanyak 4,98 juta orang atau sekitar 3,46% dari total responden yang berencana menggunakan pesawat untuk perjalanan mudik kali ini.

"Kami melihat kecenderungan tumbuh akan banyak permintaan sehingga kami merasa bahwa kita perlu merumuskan extra flight," ujar Dudy

Layanan penerbangan tambahan tidak hanya berlaku secara umum, tetapi juga menyasar sejumlah bandara spesifik yang menunjukkan lonjakan jumlah pemudik. Langkah ini merupakan strategi Kemenhub untuk mengurai kepadatan di titik-titik keberangkatan dan kedatangan yang paling sibuk.

"Akan diberikan atau yang akan diupayakan di bandara-bandara yang membutuhkan tambahan penerbangan," kata Dudy.

Tentang Penulis

Ahmad

Ahmad

Jurnalis Politik